Aku tak pernah tahu takdir ke depan akan seperti apa. Tak pernah tahu akan bagaimana kehidupanku nantinya.
Aku, sangat berterima kasih atas semua anugerah yang telah ALLAH SWT berikan kepadaku.
Aku, di pertemukan dengan orang-orang baik yang sangat mengerti aku, tanpa memandang fisik.
Aku, sangat bahagia ketika mereka dapat menerima ku apa adanya.
Aku, kadang aku sangat canggung di hadapan mereka, aku malu dihadapan mereka, tapi merekalah yang menguatkan aku.
Aku, senang mereka dengan apapun yang engkau berikan., hingga akhirnya orang-orang baik itu mempengaruhi ku dan menimbulkan perasaan yang berbeda.
Aku, yang ntahlah, sekarang rasanya masih tidak percaya akan apa yang aku jalani saat ini.
Aku, masih merasa semua ini hanya sekedar mimpi, tetapi nyatanya tidak. Ini sungguh kenyaataan yang harus aku jalani.
Aku, ya aku merasa ALLAH sangat sayang padaku hinggi IA mempertemukan ku dengan sosok yang baik yang tak pernah sama sekali aku pikirkan sebelumnya. Aku pun tak tahu kenapa ini bisa terjadi. Takdir memang tak selalu seperti apa yang kita harapkan.
Dan saat ini, ketika rasa yang pernah ada itu menyeruak kembali ke permukaan, aku merasa seperti ombak datang tiba-tiba menerjangku. Kegundahan dalam jika kembali terusik. Akankah ini pertanda ujian untuk ku ? Di saat aku sedang menikmati apa itu yang dinamakan kenyamanan, rasa itu tiba-tiba muncul, dan membuyarkan pikiran ku. Yah, memang ku akui, telah banyak yang berlaku baik, bahkan baik sekali kepada ku. Hanya saja, memang belum dipertemukan. DIA mengetahui apa yang tidak aku ketahui. Di setiap sujudku, selalu ku panjatkan doa agar dipertemukan dengan yang terbaik diantara yang baik.
Apakah ini ujian ? Semoga aku kuat menghadapinya, dan membuatku semakin mantap memilihmu hai sosok yang baik dikirimkan ALLAH.
Amin.
-Jakarta, 11 September 2017, 00.28 AM-
Tampilkan postingan dengan label story. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label story. Tampilkan semua postingan
Senin, 11 September 2017
Selasa, 15 Agustus 2017
Aku, Dia, dan Kamu
Matahari sudah sedikit akan tenggelam di ufuk barat.
Jingga nya langit mulai tersebar di penjuru Indonesia.
Aku, menemukan diriku yang mulai lelah dan tak terarah dengan keadaan.
Aku, merasa bersalah akan sikap kekanak-kanakkan ku.
Aku, merupakan penggemar rak tapi ... ah entahlah,
Aku, mendekati tak ada respon yang terjadi, mungkin karena terlalu malu tuk maju
Aku, mengenal keluarganya juga
Aku, mendengar perkataan ibundanya membuat tubuh tak tenang diri
Aku, selalu berdoa agar bisa menjadi bagiannya
Satu sisi, saat bersamaan, rasa bersalah itu muncul dan....
Tubuh ku lunglai tak berdaya
Pikiran ku pun mengudara
Kubayangkan sebuah asa
Yang tak dapat ku rasa
Ku mulai mencoba pahami belenggu
Dan ini adalah tentang waktu
Angan ku melayang di kalbu
Jantung ku berdebar tak menentu
Kegelisahan ini mulai menggangu
Jari jemari seakan ragu
Tapi raga tetap teguh
Aku bingung dengan ku
Rasa bersalah selalu saja menghantui ku
Maafkan aku yang lalu
Minggu, 24 Juli 2016
i love being my self
I know i not perfect,
I know I have much of blame
but
I wanna be the best, for me, for my parents, my friends, and my country. I will make all the people proud of me. will applause to me.
I love meet the new people, just wanna share my happiness to them.
so, what wanna do, please do that. cause it can make you happy than what you feel. can go out your sadness from your heart. try to be the best.
I know I have much of blame
but
I wanna be the best, for me, for my parents, my friends, and my country. I will make all the people proud of me. will applause to me.
I love meet the new people, just wanna share my happiness to them.
so, what wanna do, please do that. cause it can make you happy than what you feel. can go out your sadness from your heart. try to be the best.
like I join this community. Jakarta Berkebun community.
Please enjoy your life.
Please enjoy your life.
Langganan:
Postingan (Atom)